TVRINews, Wakatobi
Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Kulati, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi. Sejumlah peternak setempat secara swadaya menggalang dana dari hasil penjualan ternak untuk memperbaiki akses jalan menuju kawasan wisata Pantai Huntete.
Perbaikan jalan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap infrastruktur desa yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, peternakan, sekaligus sektor pariwisata. Kegiatan tersebut juga menjadi lanjutan dari dua tahap perbaikan sebelumnya yang didanai melalui pengelolaan portal wisata desa.
Pada tahap ketiga ini, para peternak berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung proses perbaikan jalan. Dana tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dengan menyisihkan sebagian pendapatan dari usaha peternakan.
Salah satu warga Desa Kulati, Sukirman Basra, mengatakan kontribusi para peternak tidak terlepas dari meningkatnya hasil usaha dalam beberapa bulan terakhir. Sejak Januari hingga saat ini, tercatat 53 ekor sapi telah terjual dengan harga berkisar Rp13 juta hingga Rp18 juta per ekor. Selain itu, sekitar 20 ekor kambing juga berhasil dipasarkan dengan harga Rp2,8 juta hingga Rp3,5 juta per ekor.
Ia menjelaskan, jalan yang diperbaiki merupakan akses utama bagi masyarakat, peternak, dan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Huntete. Karena itu, perbaikan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas warga sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat dan wisatawan menuju Pantai Huntete, sehingga perbaikannya sangat penting untuk kelancaran aktivitas,” ujar Sukirman.
Semangat kebersamaan masyarakat Desa Kulati tidak berhenti pada perbaikan jalan. Ke depan, warga juga berencana melakukan pembenahan kandang ternak di kawasan peternakan seluas 63 hektare guna meningkatkan produktivitas sektor peternakan.
Inisiatif swadaya ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih kuat di tengah masyarakat, sekaligus menjadi modal sosial dalam mendorong pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.










