TVRI News, Sulawesi Tenggara
Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, turun langsung mengatur arus lalu lintas di persimpangan jalan poros depan Polda Sultra. Kegiatan ini dilakukan bersama personel Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta sebagai bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri untuk mewujudkan ruang publik yang aman.
Tidak hanya di depan markas Polda Sultra, sebanyak 22 pejabat utama Polda Sultra juga diterjunkan ke sejumlah titik strategis. Mereka membantu mengatur arus kendaraan di persimpangan, bundaran, dan titik putar balik guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Di sela-sela pengaturan lalu lintas, Kapolda Sultra turut menyapa para pengguna jalan dan membagikan helm gratis kepada pengendara yang belum menggunakan perlengkapan keselamatan, termasuk pengendara dewasa dan anak-anak.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama penggunaan helm saat mengendarai sepeda motor.
Kapolda Sultra, Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, mengatakan kehadiran personel kepolisian di jalan raya merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat sekaligus tindak lanjut arahan Kapolri agar Polri memberikan manfaat nyata bagi publik.
Menurutnya, pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, pendekatan preemtif menjadi prioritas melalui imbauan langsung kepada pengendara untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan berkendara secara tertib.
Melalui pengaturan arus kendaraan, pembagian helm, serta edukasi di jalan raya, Polda Sultra berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat.
Masyarakat juga diimbau selalu menggunakan helm berstandar keselamatan, memastikan anak yang dibonceng berada dalam posisi aman, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.
Polda Sultra menegaskan, terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib membutuhkan peran bersama antara kepolisian dan masyarakat demi mengurangi risiko kecelakaan serta menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.










