TVRINews, Kendari
Pemerintah Kota Kendari segera membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Program tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Tiga lokasi yang telah ditetapkan berada di Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli, serta Kelurahan Sambuli dan Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Nambo. Peninjauan lokasi telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum dimulainya pembangunan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan peletakan batu pertama pembangunan ditargetkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026. Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai.

“Kota Kendari mendapatkan bantuan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tiga titik. Kami memantau dan pastikan kesiapan lokasi sehingga proses pembangunan dapat segera dimulai. Insyaallah dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama,” ungkapnya.
Kampung Nelayan Merah Putih akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, di antaranya kios perbekalan nelayan, sarana air bersih, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta pabrik es portabel. Khusus di Kelurahan Pudai dan Sambuli, pembangunan juga mencakup dermaga dan pabrik es untuk mendukung aktivitas nelayan. Sementara di Kelurahan Tondonggeu, pembangunan difokuskan pada fasilitas fisik karena dermaga telah tersedia.
“Program ini bukan hanya membangun fasilitas, tetapi bagaimana menghadirkan kawasan pesisir yang lebih baik sehingga masyarakat nelayan memiliki lingkungan yang nyaman dan aktivitas ekonominya semakin berkembang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kendari berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan nelayan melalui dukungan infrastruktur yang lebih baik. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat peran koperasi nelayan, memperluas akses pemasaran hasil tangkapan, serta mendukung ketahanan pangan di Kota Kendari.










