TVRINews, Wakatobi
Upaya menjaga populasi penyu hijau terus dilakukan Balai Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Sebanyak 25 ekor tukik penyu hijau dilepasliarkan ke alam di Pantai Wambuliga, Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi.
Pelepasliaran tersebut merupakan bagian dari program konservasi untuk menjaga keberlangsungan populasi penyu sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem laut dan pesisir di kawasan Taman Nasional Wakatobi.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Taman Nasional Wakatobi, La Fasa, mengatakan puluhan tukik yang dilepas berasal dari telur penyu yang ditemukan di sejumlah pulau terluar kawasan Wakatobi.
Beberapa sarang tersebut berada di Pulau Anano, Runduma, Tuwu-Tuwu, dan Moromaho.
Telur-telur penyu kemudian diamankan untuk menjalani proses penetasan di lokasi semi-penetasan alami milik Balai Taman Nasional Wakatobi di Tomia.
Setelah menetas dan dinilai memiliki kondisi yang cukup untuk kembali ke habitatnya, tukik-tukik tersebut selanjutnya dilepasliarkan ke perairan.
Menurut La Fasa, keberadaan penyu memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan berbagai ekosistem laut dan pesisir.
“Penyu merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem laut. Keberadaannya juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa kondisi perairan masih sehat. Perannya mencakup berbagai ekosistem, seperti terumbu karang, padang lamun, hingga kawasan pantai,” ujar La Fasa.
Upaya penyelamatan telur hingga pelepasliaran tukik dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup penyu di alam. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perlindungan satwa yang memiliki peran ekologis penting di perairan Wakatobi.
Selain menjaga populasi penyu, kegiatan konservasi tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam melindungi habitat penyu. Kesadaran menjaga kawasan pesisir dinilai penting agar tempat penyu berkembang biak tetap terjaga.
Taman Nasional Wakatobi sendiri memiliki ekosistem laut yang saling berkaitan, mulai dari terumbu karang, padang lamun, hingga kawasan pantai. Keberadaan berbagai satwa laut, termasuk penyu, menjadi bagian dari keseimbangan ekosistem tersebut.
Balai Taman Nasional Wakatobi berharap kegiatan pelepasliaran dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga populasi penyu di alam tetap terjaga dan kekayaan ekosistem laut Wakatobi dapat diwariskan kepada generasi mendatang.










