TVRINews, Konawe Selatan
Program digitalisasi pendidikan yang terus didorong pemerintah mulai memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar di sekolah.
Salah satunya terlihat di SMP Negeri 1 Konawe Selatan yang kini memanfaatkan Smart Board Merah Putih sebagai media pembelajaran berbasis teknologi.
Pemanfaatan perangkat tersebut dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui penyajian materi yang lebih interaktif, guru lebih mudah menjelaskan pelajaran, sementara siswa menjadi lebih aktif dan antusias mengikuti kegiatan belajar di kelas.
Salah seorang guru SMP Negeri 1 Konawe Selatan, Marsinah, mengatakan Smart Board sangat membantu proses pembelajaran. Menurutnya, berbagai fitur yang tersedia, termasuk platform Rumah Pendidikan, mendukung peningkatan kompetensi peserta didik.
"Smart Board sangat membantu kami dalam menyampaikan materi pembelajaran. Fitur-fitur yang tersedia, termasuk Rumah Pendidikan, membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan menarik bagi siswa," ujarnya.
Manfaat perangkat tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Mereka mengaku lebih mudah memahami materi karena penyajiannya lebih menarik dan interaktif. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga mengurangi kejenuhan selama mengikuti pelajaran.
Kepala SMP Negeri 1 Konawe Selatan, Niman, mengatakan Smart Board menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung transformasi pendidikan di sekolah.
Untuk memastikan seluruh siswa dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, pihak sekolah telah mengatur jadwal penggunaan secara bergilir di setiap kelas.
"Alhamdulillah kami dari SMP Negeri 1 Konawe Selatan sangat bersyukur atas bantuan Smart Board dari pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. Bantuan ini menjawab kebutuhan kemajuan teknologi di bidang pendidikan dan kami implementasikan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta didik," kata Niman.
Saat ini sekolah memiliki dua unit Smart Board yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.
Dengan jumlah peserta didik mencapai 884 siswa, pihak sekolah berharap pemerintah dapat menambah jumlah perangkat agar seluruh kelas dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Kehadiran Smart Board Merah Putih menjadi bagian dari transformasi digital pendidikan yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran.
Dukungan sarana berbasis teknologi tersebut juga diharapkan dapat mempersiapkan guru dan peserta didik menghadapi tantangan pendidikan di era digital.










