TVRINews, Kendari
Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu, pemerataan kualitas pendidikan, serta penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Langkah strategis tersebut dinilai sangat penting untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Nur Alim, menyampaikan hal tersebut usai resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pendidikan Sultra. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia sekaligus menjadi faktor penentu dalam meningkatkan daya saing daerah di tengah tantangan yang semakin kompleks.
Sebagai lembaga nonstruktural yang bersifat independen, Dewan Pendidikan Sultra memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan. Lembaga ini menjalankan empat fungsi utama, yakni memberikan dukungan dalam penyusunan kebijakan, memberikan pertimbangan kepada pemerintah, melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pendidikan, serta menjalankan fungsi mediasi dan advokasi dalam penyelesaian berbagai persoalan pendidikan.
"Salah satu fokus utama yang akan didorong adalah penguatan pendidikan vokasi melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)." terangnya.
Dewan Pendidikan menilai peningkatan minat generasi muda untuk memilih pendidikan vokasi perlu terus didorong dengan mempertimbangkan perkembangan demografi, kebutuhan dunia industri, serta potensi ekonomi daerah.
Selain itu, pemetaan program keahlian di SMK juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan, siap memasuki dunia kerja, maupun mampu menciptakan lapangan usaha secara mandiri.
Di sisi lain, Dewan Pendidikan Sultra juga menyoroti masih adanya kesenjangan mutu pendidikan di berbagai wilayah. Disparitas kualitas pendidikan dinilai menjadi tantangan yang memerlukan perhatian serius melalui kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis kajian akademik.
Melalui berbagai kajian tersebut, Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah, sehingga mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing peserta didik di Sulawesi Tenggara.










