TVRINews, Kendari
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari optimistis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dapat berjalan lancar. Keyakinan tersebut didukung penerapan sistem digital yang dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kemudahan akses bagi masyarakat dalam proses penerimaan peserta didik baru.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikbud Kota Kendari, Maljuwais, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini telah terintegrasi dengan sistem digital yang dikembangkan melalui koordinasi dengan kementerian terkait. Sistem tersebut memungkinkan proses pendaftaran, verifikasi, hingga pemantauan pelaksanaan dilakukan secara lebih terpusat dan terkontrol.
"Digitalisasi dalam pelaksanaan SPMB memberikan sejumlah keuntungan, mulai dari kemudahan akses informasi bagi masyarakat hingga peningkatan transparansi dalam proses seleksi,"kata Maljuwais.
Menurut Maljuwais, penggunaan sistem digital juga diharapkan dapat mengurangi potensi kecurangan yang selama ini menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan penerimaan murid baru.

Meski demikian, Dikbud Kota Kendari menyadari masih ada sebagian masyarakat yang menghadapi kendala dalam mengakses dan menggunakan teknologi digital. Untuk mengatasi hal tersebut, setiap sekolah diminta menyediakan layanan pendampingan bagi orang tua maupun calon peserta didik yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran secara daring.
Layanan pendampingan akan diberikan melalui operator sekolah dan posko bantuan yang disiapkan selama proses pendaftaran berlangsung. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti SPMB tanpa terkendala keterbatasan literasi digital.
Dikbud Kota Kendari menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tetap mengacu pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inklusivitas sebagaimana kebijakan yang diterapkan secara nasional. Penerapan sistem digital tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data, tetapi juga untuk menjamin proses penerimaan murid baru berlangsung secara adil dan terbuka.
Dengan dukungan teknologi yang semakin baik serta layanan pendampingan yang tersedia di setiap sekolah, Dikbud Kota Kendari berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan.










