TVRINews, Kendari
Kementerian Agama Kota Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan.
Upaya tersebut ditandai dengan pelibatan penghulu, penyuluh agama Islam, serta pengelola UPZ KUA dalam kegiatan optimalisasi pengumpulan zakat yang digelar di Kota Kendari. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penghimpunan zakat dari masyarakat sekaligus meningkatkan literasi zakat di tingkat akar rumput.
Ketua Baznas Kota Kendari, Amri Natsir, mengatakan bahwa selama ini penerimaan zakat yang dikelola Baznas sebagian besar masih berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Padahal, potensi zakat dari masyarakat umum dinilai jauh lebih besar dan belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, keberadaan UPZ di setiap KUA kecamatan, dengan dukungan penghulu dan penyuluh agama, akan menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
“Dengan adanya UPZ di KUA kecamatan, diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya.
Dengan demikian, penghimpunan dana zakat diharapkan dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak muzakki.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Kendari, Hj. Marni, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan UPZ di lingkungan KUA. Ia menilai KUA memiliki posisi strategis sebagai pusat pelayanan keagamaan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pelayanan publik.
“Keberadaan UPZ di KUA tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang lebih terorganisir, tetapi juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban zakat dan manfaatnya bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama dan Baznas Kota Kendari, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan optimalisasi penghimpunan zakat serta peningkatan literasi masyarakat, dana yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Kendari.










