TVRINews, Sulawesi Tenggara
Sebanyak 208 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sulawesi Tenggara dinyatakan siap dan layak beroperasi setelah melalui proses verifikasi dan validasi. Sementara itu, sejumlah gerai lainnya masih memerlukan pembenahan sarana dan prasarana untuk memenuhi standar kelayakan operasional.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, Harli Belli Tombili, menyebutkan bahwa dari sekitar 790 gerai KDKMP yang masuk dalam pembangunan tahap pertama, lebih dari 500 gerai telah rampung dibangun.
Menurut Harli, hingga saat ini progres penyelesaian pembangunan gerai telah mencapai sekitar 65 persen atau lebih dari 500 gerai yang telah selesai 100 persen.

(Foto: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, Harli Belli Tombili)
“Calon KDKMP Sulawesi Tenggara yang tersebar di 17 kabupaten dan kota, yang dibangun pada tahap pertama, kurang lebih 790 gerai. Sampai saat ini, progres penyelesaiannya yang sudah selesai atau 100 persen mencapai sekitar 65 persen, atau lebih dari 500 KDKMP telah selesai dibangun,” jelas Harli pada Jumat 6 November 2026.
Dari 308 gerai yang telah memasuki tahap verifikasi dan validasi, sebanyak 208 gerai dinyatakan memenuhi persyaratan dan layak beroperasi. Sementara gerai lainnya masih membutuhkan pembenahan, terutama pada kelengkapan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung.
Proses verifikasi dan validasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap gerai benar-benar siap menjalankan aktivitas usaha dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dari Kementerian Koperasi, pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara diberikan amanah untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap 308 KDKMP yang dinyatakan siap diverifikasi. Hasilnya, sebanyak 208 KDKMP dinyatakan layak beroperasi,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 2.273 KDKMP telah terbentuk dan tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Selain mendorong penyelesaian pembangunan fisik, Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia. Sekitar 1.350 bendahara KDKMP akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan teknis, khususnya terkait pengelolaan keuangan serta administrasi koperasi.
Pemerintah daerah berharap pembenahan fasilitas dan peningkatan kapasitas pengelola dapat mempercepat operasionalisasi KDKMP di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai serta pengelolaan yang profesional, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat rantai distribusi kebutuhan pokok hingga tingkat desa dan kelurahan.










