TVRINews, Sulawesi Tenggara
Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur distribusi pangan untuk memastikan akses pangan bagi masyarakat hingga wilayah terpencil.
Pernyataan tersebut disampaikan Umar Bonte usai menerima laporan dari Perum Bulog Sulawesi Tenggara terkait hambatan operasional di lapangan, terutama keterbatasan gudang penyimpanan beras.

“Saat saya turun langsung ke lapangan, saya melihat sendiri bahwa fasilitas gudang Bulog di beberapa wilayah belum merata. Ini tentu berpengaruh pada kelancaran distribusi pangan,” ujar Umar Bonte.
Dalam kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas Bulog di wilayah Sultra, Umar mencatat bahwa daerah-daerah strategis, salah satunya Kabupaten Konawe Kepulauan, sangat membutuhkan tambahan gudang untuk memperkuat distribusi pangan di wilayah kepulauan.
“Konawe Kepulauan membutuhkan gudang baru. Tanpa gudang yang memadai, rantai distribusi akan semakin panjang dan harga pangan di masyarakat menjadi tidak stabil,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan gudang lokal sangat vital untuk memperpendek rantai pasok, menjaga stabilitas harga, dan memastikan ketersediaan pangan terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.
Namun demikian, rencana pembangunan fasilitas gudang baru terkendala minimnya lahan di kawasan kepulauan.
“Keterbatasan lahan menjadi hambatan utama. Karena itu, saya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar Bulog mendapatkan kemudahan dalam pengadaan lokasi gudang,” tegas Umar.
Ia menilai pembangunan gudang pangan akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kalau akses pangan semakin mudah, masyarakat kepulauan tidak lagi menghadapi harga tinggi akibat distribusi yang panjang,” katanya.
Umar Bonte juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan kedaulatan pangan di seluruh wilayah Sultra.
“Pemerintah daerah harus proaktif. Kita harus bergerak bersama agar distribusi pangan semakin merata dan kedaulatan pangan benar-benar terwujud,” tutupnya.










