TVRINews, Baubau
Petani di Kota Baubau menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp1,6 miliar dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini diberikan untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari satu unit traktor roda empat lengkap dengan troli serta sejumlah hand tractor roda dua. Seluruh alsintan tersebut akan dikelola melalui Unit Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) untuk melayani kebutuhan pengolahan lahan petani di berbagai sentra pertanian Kota Baubau.
Pemerintah daerah menyebut bantuan ini merupakan hasil usulan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau kepada Kementerian Pertanian pada tahun 2026, sekaligus bagian dari upaya memperkuat dukungan sarana pertanian dari pemerintah pusat.
Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, menyampaikan bahwa alsintan modern tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani melalui sistem layanan UPJA, sehingga akses penggunaan alat menjadi lebih merata dan efisien.
“Pemanfaatan alsintan ini diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran teknologi pertanian modern menjadi penting untuk menjawab tantangan peningkatan kebutuhan pangan dan memperkuat sektor pertanian daerah.
Sementara itu, perwakilan UPJA Puresari, I Gusti Made Karbawa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Baubau dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atas dukungan yang diberikan kepada petani.
Para petani berharap program bantuan sarana dan prasarana pertanian dapat terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penyerahan bantuan alsintan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Baubau bersama Wakil Wali Kota Baubau di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau.










