TVRINews, Sulawesi Tenggara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi melepas 2.078 jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi menuju Tanah Suci Makkah.
Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Lepo-Lepo, Kota Kendari, sebagai penanda dimulainya keberangkatan jemaah haji Sulawesi Tenggara tahun ini.
Pelepasan jemaah dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Sultra, H. Pahri Yamsul. Acara tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, H. Pahri Yamsul mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Selain kepada jemaah, perhatian juga kami berikan kepada para petugas haji yang berjumlah 37 orang. Kami imbau agar tetap menjaga kondisi fisik dan stamina karena tingginya tanggung jawab dalam mendampingi serta melayani jemaah,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya, menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Sulawesi Tenggara tahun ini mencapai 2.078 orang setelah adanya tambahan kuota sebanyak 15 orang.
“Kota Kendari menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak, yakni 546 orang, disusul Kabupaten Kolaka sebanyak 432 orang dan Kabupaten Konawe 171 orang. Sisanya berasal dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Para jemaah terbagi dalam tujuh kelompok terbang, terdiri dari lima kloter penuh dan dua kloter gabungan. Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar mulai 12 Mei 2026 secara bertahap.
Pemerintah berharap seluruh jemaah haji Sulawesi Tenggara dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta memperoleh predikat haji mabrur.










