TVRINews, Sulawesi Tenggara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memprioritaskan cabang olahraga (cabor) unggulan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sultra yang direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026. Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra masih melakukan koordinasi untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan Porprov XV.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra, La Ode Daerah Hidayat, mengatakan penentuan jumlah dan jenis cabang olahraga yang akan dipertandingkan masih dalam pembahasan. Menurutnya, efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan cabang olahraga. Karena itu, setiap pengurus provinsi cabang olahraga diminta memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pemprov Sultra akan memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki potensi besar menyumbangkan medali dan prestasi bagi daerah. Salah satu cabang olahraga yang menjadi pertimbangan adalah softball, yang memiliki rekam jejak prestasi cukup baik setelah menyumbangkan medali emas dan perunggu bagi Sultra dalam sejumlah kejuaraan.
“Atas saran dan petunjuk Bapak Gubernur, cabang-cabang olahraga yang selama ini dimiliki Provinsi Sulawesi Tenggara dan kita ikuti dari tahun ke tahun, baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi prioritas untuk mendulang medali emas di PON. Yang pertama itu softball, kemudian cabang olahraga bela diri,” jelas La Ode.
Selain softball, cabang olahraga bela diri dan dayung juga menjadi perhatian. Rekam jejak prestasi atlet pada ajang sebelumnya akan menjadi salah satu dasar penentuan cabang olahraga yang diprioritaskan dalam Porprov XV Sultra.
La Ode Daerah Hidayat menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Tenggara agar pemerintah memprioritaskan cabang olahraga yang berpotensi mendulang medali pada ajang nasional maupun internasional.
Ia juga meminta para pengurus cabang olahraga memahami apabila nantinya terdapat cabang olahraga yang tidak masuk dalam daftar pertandingan Porprov XV Sultra. Menurutnya, pembatasan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada prestasi, tetapi juga merupakan bagian dari penyesuaian terhadap kemampuan anggaran daerah.
Pemprov Sultra akan mengumumkan daftar resmi cabang olahraga yang dipertandingkan setelah seluruh proses koordinasi dan pembahasan teknis bersama pihak terkait selesai dilakukan.










