TVRINews, Sulawesi Tenggara
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan melibatkan kalangan pelajar.
Salah satunya melalui pembentukan Saka Anti Narkotika yang menjadi wadah bagi pelajar SMP dan SMA untuk berperan sebagai pelopor sekaligus duta edukasi bahaya narkotika di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah Djufri, mengatakan para pelajar yang tergabung dalam Saka Anti Narkotika dibekali pengetahuan mengenai berbagai jenis narkotika serta dampak buruk penyalahgunaannya.
Menurutnya, pembekalan tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika, baik bagi kesehatan maupun masa depan mereka.
"Kita berharap adik-adik kita yang tergabung dalam Saka Anti Narkotika ini memberikan penerangan kepada teman-teman di lingkungan sekolah terkait bahaya narkotika," ujar Alamsyah, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.
Saat ini, Saka Anti Narkotika BNN Kota Baubau telah memiliki hampir 30 anggota yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Baubau. Para anggota rutin mengikuti latihan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Minggu.
Selain mendapatkan materi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika, para anggota juga mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, seperti perkemahan dan kenaikan tingkat.
Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman tentang bahaya narkotika, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan para pelajar dalam menyampaikan pesan positif kepada teman sebaya.
BNN Kota Baubau masih membuka kesempatan bagi pelajar yang ingin bergabung menjadi anggota Saka Anti Narkotika. Penambahan anggota diharapkan dapat memperluas jaringan edukasi pencegahan narkotika di kalangan pelajar.
Dengan menjadikan pelajar sebagai mitra strategis, BNN Kota Baubau optimistis pesan pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat lebih mudah diterima oleh generasi muda karena disampaikan melalui lingkungan dan teman sebaya.
Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.










