TVRINews, Kendari
Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di SMK Negeri 3 Kendari kini dilakukan secara daring atau online. Sistem ini dinilai memberikan kemudahan bagi calon peserta didik untuk melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke sekolah.
Wakil Kepala Sekolah SMKN 3 Kendari, Nurmima, menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan siswa di SMK memiliki perbedaan dengan jenjang SMA. Jika SMA memiliki beberapa jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, maka SMK memberikan akses pendaftaran yang lebih terbuka sesuai minat dan pilihan program keahlian calon siswa.
Menurutnya, sistem pendaftaran berbasis online ini sangat membantu, baik bagi calon siswa di Kota Kendari maupun dari luar daerah. Seluruh proses dapat dilakukan selama pendaftar memiliki akses internet.

“Pendaftaran secara online memudahkan calon siswa baru untuk mendaftar tanpa harus datang langsung ke sekolah. Ini lebih efisien, terutama bagi pendaftar dari luar daerah,” ujar Nurmima.
Meski berbasis digital, pihak sekolah tetap menyediakan posko layanan di lingkungan sekolah untuk membantu calon siswa maupun orang tua yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran.
Selain itu, SMKN 3 Kendari juga melibatkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam membantu layanan pendaftaran. Para siswa turut memberikan pendampingan, mulai dari pengisian formulir, pengunggahan dokumen, hingga informasi tahapan seleksi.
Setelah proses unggah berkas selesai, panitia SPMB akan melakukan verifikasi data untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen pendaftar.
Pihak sekolah berharap penerapan sistem online ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penerimaan peserta didik baru. Dengan dukungan teknologi dan layanan pendampingan, SPMB 2026 di SMKN 3 Kendari diharapkan berjalan lebih tertib dan optimal.










