TVRINews, Sulawesi Tenggara
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi melepas puluhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan ini menjadi penanda kesiapan pelayanan bagi ribuan jemaah asal daerah tersebut.
Sebanyak 37 petugas diberangkatkan dalam seremoni yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, disaksikan jajaran pemerintah daerah serta perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Para petugas akan mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya peran PPIH dalam memastikan kualitas pelayanan jemaah selama menjalankan ibadah haji.
“Peran PPIH sangat menentukan kualitas pelayanan jemaah. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik daerah dan Indonesia. Pelayanan kepada jemaah bukan sekadar tugas, tetapi juga bagian dari ibadah yang membutuhkan keikhlasan dan profesionalisme,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara, Muhammad Lalan Jaya, menjelaskan bahwa total 37 petugas tersebut terdiri dari lima ketua kloter, enam pembimbing ibadah, sepuluh petugas haji daerah, empat petugas KBIHU, serta 12 tenaga kesehatan.
Ia juga menyebutkan jumlah jemaah calon haji asal Sulawesi Tenggara tahun ini mencapai 2.078 orang. Seluruh petugas memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, baik dari sisi ibadah, kesehatan, maupun logistik.
Dengan pelepasan ini, pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Diharapkan para petugas mampu memberikan pendampingan maksimal sehingga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur.










