TVRINews, Sulawesi Tenggara
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelestarian dan pengembangan Benteng Keraton Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan benteng bersejarah yang menjadi salah satu simbol kejayaan Kesultanan Buton sekaligus bukti kekayaan peradaban masyarakat di masa lampau.
Dalam kunjungannya, Fadli Zon mengaku kagum dengan keberadaan Benteng Keraton Buton yang memiliki panjang sekitar 2.750 meter. Struktur benteng yang dibangun menggunakan batu karang dan batu kapur tersebut dinilai menunjukkan kemampuan arsitektur masyarakat Buton pada masa Kesultanan.
Sebelum meninjau kawasan benteng, Menteri Kebudayaan bersama rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam Sultan Murhum, tokoh yang dikenal sebagai sultan pertama Kesultanan Buton setelah masuknya Islam.
Menurut Fadli Zon, kawasan Keraton Buton memiliki nilai sejarah yang penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, sehingga perlu dijaga dan dikembangkan sebagai bagian dari warisan budaya nasional.
"Benteng Keraton Buton telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Pemerintah pusat akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan perlindungan, konservasi, pemeliharaan, pengembangan, hingga pemanfaatan kawasan bersejarah ini," ujar Fadli Zon dikutip, Selasa, 14 Juli 2026.
Selain Benteng Keraton Buton, pemerintah juga mendorong pengusulan sejumlah situs bersejarah lainnya agar dapat memperoleh status Cagar Budaya Nasional. Di antaranya Makam Sultan Murhum serta Makam Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo.
Fadli Zon menilai kekayaan sejarah dan budaya Buton menjadi potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis kebudayaan. Menurutnya, perpaduan antara peninggalan sejarah, keindahan alam, dan kekayaan kuliner lokal dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Pemerintah berharap penguatan pelestarian Benteng Keraton Buton tidak hanya menjaga peninggalan sejarah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata budaya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Benteng Keraton Buton diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi budaya unggulan Indonesia.










