TVRINews, Kendari
Pemkot Kendari memperkuat stabilitas pasokan dan harga bahan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah serta pembentukan ratusan kios pangan.
Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pembentukan kios pangan. Hingga saat ini, GPM telah dilaksanakan sebanyak 123 kali, sementara 215 kios pangan telah dibentuk dan tersebar di sejumlah wilayah Kota Kendari.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan pelaksanaan GPM bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan di pasaran.
Menurutnya, kegiatan GPM telah dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kota Kendari agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Selain GPM, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari juga bekerja sama dengan Perum Bulog Sulawesi Tenggara untuk menghadirkan kios pangan. Keberadaan kios tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah di Kota Kendari sudah kami laksanakan sebanyak 123 kali yang tersebar di sejumlah kecamatan. Selain itu, untuk mendukung ketersediaan pangan, saat ini terdapat kurang lebih 215 kios pangan yang menyediakan kebutuhan pokok, seperti beras SPHP, gula, minyak goreng, dan komoditas lainnya,” ujar Abdul Rauf, Senin, 26 Oktober 2026.
Melalui pelaksanaan GPM dan keberadaan kios pangan, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin mudah. Kedua program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan serta mengendalikan gejolak harga pangan.
Pemerintah Kota Kendari akan terus mendorong pelaksanaan program stabilisasi pangan agar masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.










