TVRINews, Kendari
Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari masih menunggu tambahan tenaga pendidik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, terutama guru Bimbingan dan Konseling (BK). Pemenuhan kebutuhan tersebut saat ini menunggu hasil rekrutmen dan penempatan guru yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.
Kepala SRMP 25 Kendari, Ferdinand Boonde, mengatakan mekanisme pemenuhan kebutuhan guru di Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Karena itu, pihak sekolah hanya menunggu hasil penempatan tenaga pendidik yang telah direkrut.
“Kami hanya menunggu hasil plotting atau penempatan dari Kementerian Sosial. Secara administrasi, sekolah tidak mengajukan permintaan guru secara langsung,” kata Ferdinand.
Ia menjelaskan, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah guru Bimbingan dan Konseling. Kehadiran guru BK dinilai penting untuk mendukung pembinaan karakter, pendampingan siswa, serta penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik selama proses pembelajaran.
Menurut Ferdinand, hasil rekrutmen guru Sekolah Rakyat yang tengah berlangsung nantinya akan didistribusikan ke berbagai daerah sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial diketahui tengah membuka rekrutmen sekitar 3.000 guru dan 5.000 tenaga pendidik guna mendukung operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Selain guru BK, SRMP 25 Kendari juga masih membutuhkan tenaga pengajar untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen. Namun, kebutuhan guru agama tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Agama.
Ferdinand berharap seluruh kebutuhan tenaga pendidik dapat segera terpenuhi agar proses belajar mengajar berjalan lebih optimal.
“Kami berharap kebutuhan guru yang masih kurang dapat segera dipenuhi sehingga seluruh layanan pendidikan kepada peserta didik dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Dengan tambahan tenaga pendidik yang sesuai kebutuhan, SRMP 25 Kendari optimistis dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung tujuan Sekolah Rakyat sebagai sarana pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.










