TVRINews, Sulawesi Tenggara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) terus memperkuat sektor peternakan melalui berbagai program strategis guna meningkatkan populasi dan kualitas genetik ternak sapi. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya swasembada daging sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan protein hewani yang terus meningkat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Muhammad Taufik, mengatakan salah satu program yang terus dioptimalkan adalah inseminasi buatan (IB). Program ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus menghasilkan bibit sapi unggul dengan kualitas genetik yang lebih baik dibandingkan perkawinan alami.
”Penerapan inseminasi buatan menjadi salah satu solusi untuk mempercepat peningkatan populasi ternak sekaligus meningkatkan mutu hasil peternakan di Sulawesi Tenggara. Dengan bibit yang lebih unggul, produktivitas ternak diharapkan semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan daging di daerah," kata Taufik, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Selain mengoptimalkan program inseminasi buatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga memberikan pendampingan kepada para peternak agar mampu menerapkan manajemen pemeliharaan ternak secara baik dan berkelanjutan.
Pendampingan tersebut mencakup penyediaan pakan berkualitas, penerapan sistem pemeliharaan yang efektif, hingga penguatan layanan kesehatan hewan untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengganggu produktivitas ternak.
Pemerintah daerah menilai peningkatan kapasitas peternak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pengembangan peternakan. Oleh karena itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar peternak mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih modern dan efisien.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap populasi ternak sapi terus meningkat dari tahun ke tahun.
Selain mendukung terwujudnya swasembada daging, peningkatan kualitas ternak juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertumbuhan sektor peternakan sebagai salah satu penopang perekonomian Sulawesi Tenggara.










