TVRINews, Sulawesi Tenggara
Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan kepada sejumlah keluarga rentan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 sebagai bentuk komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Tenggara.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program nasional sekaligus program prioritas BKKBN, yakni GENTING. Program ini mengedepankan semangat gotong royong masyarakat dengan memanfaatkan dukungan pendanaan dari luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Asmar, bantuan yang disalurkan pada tahap awal berasal dari dua sponsor dan ditargetkan menjangkau sebanyak 150 keluarga rentan stunting. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap agar seluruh sasaran penerima manfaat dapat terlayani dengan baik.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga rentan stunting. Program GENTING mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam upaya pencegahan stunting," ujar Asmar, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Bantuan yang diberikan berupa paket pemenuhan nutrisi dan gizi, antara lain beras dan telur, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia dini.
Program GENTING menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak usia 0 hingga 23 bulan, serta keluarga berisiko stunting yang berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, BKKBN berharap program ini mampu memperkuat upaya percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Sulawesi Tenggara.










