TVRINews, Kendari
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan lebih dari lima juta buku bacaan bermutu ke puluhan ribu sekolah di seluruh Indonesia sejak akhir Juli lalu. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan peserta didik.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Perpustakaan Nasional, tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia berada pada angka 54,80 dan masuk dalam kategori sedang. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam mendorong peningkatan budaya membaca, khususnya di lingkungan satuan pendidikan.
Melalui program penyaluran buku bacaan bermutu, Kemendikdasmen menargetkan puluhan ribu sekolah dari jenjang pendidikan dasar. Secara nasional, jumlah satuan pendidikan yang akan menerima penyaluran buku mencapai lebih dari 24.600 sekolah tingkat SD dan SMP, termasuk sejumlah sekolah di Kota Kendari.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Maljuwais, menjelaskan sebanyak 25 satuan pendidikan di Kota Kendari menjadi penerima program tersebut. Sekolah penerima berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama.
“Penyaluran buku ini bertujuan untuk meningkatkan literasi literasi siswa dan jumlah sekolah penerima itu mulai dari PKBM, TK, SD, SMP jumlahnya sekitaran sampai mencapai 25 satuan pendidikan,” jelas Maljuwais, dikutip Senin, 31 Agustus 2026.
Namun, hingga saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari belum menerima kepastian mengenai waktu tiba buku bantuan tersebut di daerah. Pihak dinas masih menunggu konfirmasi dari pihak pengantaran terkait jadwal distribusi.
“Untuk kapan tiba di Kendari, kami masih menunggu informasi dan konfirmasi dari pihak pengantaran,” lanjutnya.
Penyaluran buku secara nasional dijadwalkan rampung pada akhir Agustus. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan dapat memperkaya koleksi bahan bacaan di sekolah sekaligus memberikan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa.
Selain mendukung peningkatan literasi dan numerasi, program ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca peserta didik sejak dini. Ragam buku yang didistribusikan diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang lebih menarik dan mendorong siswa untuk semakin aktif membaca.
Pemerintah daerah pun berharap program penyaluran buku tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan budaya literasi di









